Bupati Dorong Gerakan Tanam 15 Juta Pohon Jabon

Bupati Tapteng, Raja Bonaran Situmeang SH MHum, mendorong gerakan tanam 1,5 juta pohon jabon di Tapteng, sebagai program mengangkat kesejahteraan masyarakat, sekaligus sarana penghijauan di daerah aliran sungai maupun lahan masyarakat. Sebab, selain mudah dalam penanaman dan perawatan, usia produksi pohon ini relatif singkat. pohon Jabon sudah bisa dipanen dalam 5 tahun.

“Prospeknya sangat luar biasa dan tidak mengganggu pada lingkungan hidup sekitar,” kata Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Tapteng, Ir Darmi Siahaan MM di sela Sosialisasi Gerakan Tanam Pohon Jabon dihadapan para Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kantor Penyuluhan di Pandan, Senin (10/2).

Darmi Siahaan yang didampingi Kakan Penyuluhan, M Siregar SP menyebutkan, dalam lokasi 1 hektare lahan, bisa ditanam sekitar 1.500 sampai 2.000 bibit pohon Jabon. Sementara dalam 5 tahun, tanaman ini sudah bisa panen dengan harga Rp 400 ribu per kubik. Sementara 1 batang pohon Jabon, dapat menghasilkan 3 kubik kayu atau jika dirupiahkan bisa mencapai Rp. 1,2 juta per batang.

“Jika dikalkulasikan dengan hitungan kasar, 2 ribu batang dikalikan Rp 1,2 juta, maka penghasilan petani per hektarenya bisa mencapai Rp 2,4 miliar per 5 tahun. Itu untuk 1 hektare , bagaimana kalau 2 hektare, apalagi lebih,” kata Darmi.

Pohon Jabon, lanjut Kadishutbun, saat ini menjadi incaran para pengusaha kayu, dikarenakan jenis ini sangat bagus dijadikan plywood atau kayu lapis, sehingga di Pulau Jawa sudah dilakukan penanamannya sejak beberapa tahun silam. Karena prospeknya dinilai cukup bagus, Bupati berharap petani Tapteng mau menjadi perintis usaha perkebunan ini.

Bupati kata Kadishut, sudah memesan bibit pohon sebanyak 1,5 juta batang kepada Kementerian Kehutanan melalui lisan maupun surat resmi. Sebelumnya, pada acara Gerakan Tanam Semiliar Pohon di Serdang Bedagai, Sumut, Menteri Kehutanan RI, Zulkifli Hasan sudah menyetujui permintaan itu namun diarahkan ke Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BP-DAS) Sumut.

“Kita juga sudah melakukan koordinasi dengan BP-DAS, mudah-mudahan penanamannya dapat terealisasi dengan baik,” katanya.

Dia menyebutkan, Pemkab Tapteng akan menggandeng perusahaan kayu untuk mensukseskan penanaman tersebut, termasuk menampung hasilnya panen petani nantinya. Salah satunya cara yang akan ditempuh adalah dengan membuat agreement dengan kelompok tani khusus Jabon.

Source: http://medanbisnisdaily.com/news/read/2014/02/13/78785/bupati_dorong_gerakan_tanam_15_juta_pohon_jabon/#.UyNL5vlakiI

 

tag: investasi jabon | paket jabon | jual benih jabon | paket investasi jabon | kerjasama perkebunan | pohon jabon | bibit jabon  | kayu jabon | kayu sengon | trading kayu